Creepypasta 1 : Clap Clap

Caranya yang mudah untuk di mainkan membuat permainan ini begitu populer di dunia, hingga setiap Negara memiliki versi mereka sendiri-sendiri tentang permainan ini.

Cara memainkan permainan ini, cukup kau menyediakan lahan untuk bermain, kau bisa menggunakan kebun belakang atau halaman rumahmu, bila kau mau bahkan kau bisa menggunakan Rumahmu sebagai media permainan.

Selain lahan yang luas, kau juga membutuhkan teman atau keluargamu yang bersedia untuk ikut, namun pernahkah tersirat di benakmu, kau bisa bermain dengan mereka.

Anda tahu siapa yang aku maksud mereka. (Well—aku akan mengatakan siapa mereka, mulai dari teman imajinasimu, khayalanmu, atau mereka yang sudah meninggal) terdengar seperti lelucon bukan.

Kau bisa memulai permainan ini dengan benda yang akan kami sebutkan,

Persiapkan sebuah kain panjang apapun, yang berguna untuk menutup kedua matamu untuk memulai permainan, kemudian katakan dengan lantang (Lirih juga tidak apa-apa, bila kau takut menganggu tetanggamu) di sini, kita menggunakan media rumah sebagai latar.

Ucapkan “Merry-Merry. Aku melihatmu.. Merry, Merry, aku ingin bermain denganmu”

Saat mendendangkan lagu itu, bayangkan kau sedang bermain dengan seseorang dalam kepalamu, sesadar apapun, dirimu, yang kau lihat pasti gadis berambut panjang dengan gaun putih yang menutupi kakinya.

Ingat!! Permainan ini sangat mudah, ketika kau sudah menutup kedua matamu, dan kau juga sudah mendendangkan lagu pengiring itu, kini, kau bisa bermain dengan mereka (yang sudah meninggal atau yang tinggal di rumahmu).

Tepukkan tanganmu hingga mengeluarkan suara “Clap-Clap” dan kau mungkin akan mendengar, suara tawa kecil yang merdu atau mungkin langkah kaki yang terdengar di telingamu.

Tanggapan yang di terima:

-Anonymouse(9) : Kau bercanda, semalam aku melakukanya sendirian di Rumahku. Dan apa yang terjadi, aku seperti orang gila yang baru saja keluar dari rumah sakit Jiwa Bung!

-Jesika_Vlin23@ Kemarin aku coba iseng-iseng, dan entahlah, memang aku mendengar suara seseorang seperti berjalan saat aku menepuk kedua tanganku, namun ku urungkan untuk melanjutkanya.

-BroklinSun@ ini hanya lelucon payah!! Hanya anak kecil lugu yang akan termakan oleh permainan konyol ini.

-Crish_Elder : Hei!! Bukan berniat untuk menakut-nakuti kalian, aku sempat memainkanya sendirian di rumahku, dan menepuk tanganku berkali-kali, aku mendengar seseorang seperti terkekeh, ku ikuti suara itu, dan aku menangkapnya, namun aku tidak melepaskan ikatan pada mataku, aku bertanya kepadanya siapa ini? Dia menjawab dengan suara yang ku kenal. Itu adalah Lisa, (dia teman baikku sebelum meninggal karena kanker).

-Anonymouse (9) : Astaga!! Maaf bila komentarku sebelumnya terlihat Frontal, namun sekarang, aku benar-benar terjebak. Ada gadis kecil bergaun putih yang terus mengikutiku, dia menatapku dengan sinis, menurutmu dia adalah imajinasiku. Yang bisa menjawabnya, tolong bantu aku??

-Elifia_Greenday: aku memainkanya!! Astaga, aku bermain dengan seseorang yang mengatakan, dia sudah mengenalku bahkan sebelum aku di lahirkan. Ada yang tahu cara mengakhiri permainanya?

-MistakeBoy@ aku memainkanya, dan aku sempat mengobrol, dia adalah teman imajinasiku saat kecil. Mungkin ini gila, namun sekarang aku jadi terus menerus membayangkan dia. Menurutmu ini akan berakhir dengan sendirinya?

-Jufot_Grim@ Aku tidak akan pernah memainkan permainan ini lagi! Permainan ini hanya mengundang mereka, tapi tidak menyingkirkanya. Apalagi mengakhirinya.

Sumber : http://www.indoriddle.blogspot.co.id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s